Tahun Baru Imlek


Pengenalan Dasar Imlek yang rancu
Didalam bicara soal Tahun baru Imlek, sering dalam interview di TV dan Radio , nara sumber yg ditanyai bukan berasal dari Agama Khonghucu, oleh karena itu jawabannya terkesan ngawur & sekenanya. Paling banter, mereka menjawab, Tahun Baru imlek iya identik dengan makan2 sekeluarga & saudara2 jauh yg tidak
pernah ketemu. Mereka tidak menyadari kalau Tahun baru Imlek itu penuh perintah2 Thian Tuhan YME yg wajib dilakukan oleh umat manusia guna memperbaharui diri.
Pernyataan Makan2 bersama itu tidak salah, namun, tidaklah sesederhana itu, dimana, jika hanya sekedar makan2 saja, bukanlah sebuah ritual keagamaan, hanya sekedar tradisi, tradisi makan2 itu hanya 10% dari seluruh rangkaian Peringatan Tahun Baru Imlek tsb, dan hanya 10% itulah yg dijadikan bahan interview TV & Radio di Indonesia.
Oleh sebab itu dalam penjelasan berikut, tradisi makan2 tidak akan dibahas lagi sebab tidak ada nilai pentingnya, sementara rangkaian acara ritual Suci didalam merayakan Tahun baru Imlek itu terbagi atas beberapa bagian,yg akan dipaparkan satu per satu, yakni;
  1. Tgl 24 bulan 12 (cap Ji Gwee), 6 hari menyongsong tgl 1 bulan 1 imlek, dikenal sbg Hari Persaudaraan, guna memperbesar amalan, zakat fitra & kerja bakti dikelenteng.
  2. Tgl 30 bulan 12 (cap ji gwee), malam takbiran menjelang Tahun baru Imlek, pukul 24:01 lewat, sungkem pd orang tua setelah sembahyang kehadirat Tuhan YME, dimana kepala keluarga sebagai Imam nya.
  3. Tgl 01 bulan 01 (cia Gwee) , sembahyang di kelenteng (semacam sholat IED) baru kemudian yg usia muda keliling kerumah yg usianya lebih tua, bermaaf2an, memperbanyak silahturami.
  4. Tgl 04 bulan 01 (cia Gwee), sembahyang pd leluhur.
  5. Tgl 08 bulan 01 (cia Gwee) pukul 24:01 sembahyang Khing Thi Kong, sembahyang besar sujur kehadirat THIAN Tuhan YME, dipimpin oleh rohaniawan Agama Khonghucu.
  6. Tgl 15 bulan 01 (cia gwee) malam, adalah pesta rakyat yg memperingati datangnya bulan purnama yg pertama kalinya ditahun baru imlek tsb. Sujur syukur agar tahun kedepannya, lebih baik dari tahun berikutnya.
  7. Enam (6) tahapan inilah merupakan rangkaian Peringatan tahun Baru Imlek (Sincia) , selama 6 hari terakhir dibulan 12 menjelang sincia/imlek ditambah (+) 15 hari dibulan 01 (Cia Gwee) jadi total 21 hari penuh Umat Agama Khonghucu melakukan rangkaian Ibadah Suci Sincia / Imlek tsb. Penjelasannya adalah sebagai berikut;

Sejarah & latar Belakang Penghitungan Tahun baru Imlek
TAHUN baru Imlek atau disebut juga dengan Khongcu Lik adalah merupakan penanggalan dinasti He (2205-1766 SM) dimana secara resmi baru dipakai sejak jaman Raja Han Bu Tee (140-86 SM) dari dinasti Han (206-220 SM)
Penggunaan penanggalan He berdasarkan pada Sabda Nabi Khonghcu tatkala Gan Yan (murid Nabi) bertanya kepada nabi bagaimana mengatur pemerintahan,dengan tegas Nabi menjawab " Pakailah penanggalan Dinasti He". Seperti halnya pemerintahan jaman sekarang, bahwa segala sesuatu program (rencana pembangunan) dimulai dari awal tahun, maka Tahun baru Imlek merupakan awal dari program Pemerintah jaman dahulu untuk melakukan aktifitasnya.
Di daerah yang mengenal empat musim yakni : semi, panas, gugur, dan dingin, Imlek jatuh pada musim semi dimana merupakan awal dari para petani bekerja untuk bercocok tanam mengingat setelah musim dingin banyak lahan pertanian tidak berfungsi. Karena di Indonesia tidak mengalami musim semi, sistem penanggalan yang digunakan untuk menentukan Tahun Baru itu sebenarnya bukan hanya berdasarkan pada peredaran Bulan tapi juga disesuaikan dengan peredaran matahari. Namun, system itu lebih dikenal dengan sebutan Imlek (Lunar Kalender).
Raja Suci dan sekaligus Nabi Purba didalam silsilah Keagamaan Khonghucu, yakni Oey Tee ( 2698-2596 SM ) yang juga dikenal dengan Kaisar kuning, yang pertama-tama memperkenalkan system tersebut. Dimana menetapkan perhitungan Thian Kan (Bintang Langit) dan 10 Tee Ci (Cabang Bumi ).
(Catatan: didalam Agama Khonghucu, yg nama asilnya adalah Agama Ru / Jie maknanya agama bagi yg terpelajar & lembut hatinya / berbudi pekerti luhur, memiliki 30 Nabi dan sebagian diantaranya juga Raja Suci, Nabi Khongcu adalah Nabi terakhir didalam Agama Ru / Jie tsb (nabi ke 30), maka kemudian agama ini dikenal sebagai Agama Khonghucu)
Kombinasi antara Thian Kan (Bintang Langit) dengan Tee Ci dalam satu siklus yang berlangsung 60 tahun sekali disebut Kah Ci. Dinasti Hee sebagai dinasti yang pertama kali menggunakan sistem tersebut, maka system tersebut disebut sebagai Hee Lek,yang menetapkan Tahun Baru pada tanggal 1 bulan pertama (Cia Gwee Cee It) yang saatnya bersamaan dengan tibanya musim semi. Petani juga turut menggunakan system tersebut karena cocok dengan musim tanam maka system itu disebut dengan Long Lek (Penanggalan Petani).
Berdasarkan penghitungan diatas, jelas bahwa Tahun Baru Imlek murni 100% merupakan  Ritual Keagamaan bagu Umat Agama Khonghucu . Jika sekarang tahun baru Imlek sudah memasuki th 2563 itu dihitung dari thn kelahiran Nabi Khongcu yakni th 551SM + th masehi 2012 = Th 2563 Imlek dikenal juga thn baru Khongcu Lek yg artinya memperingati Tahun kelahiran nabi Khongcu.
Maka jika banyak Gereja Kristen & Katolik serta Vihara menyelenggarakan Perayaan Tahun Baru Imlek, ini merupakan bukti teposeliro dari Umat Agama Lain untuk menyukuri datangnya Tahun baru tsb dan mengakui kebesaran dari Nabi Khongcu sejajar dengan Nabi Isa Almasih, Buddha Gautama serta Nabi2 lainnya.
Bagi kami Umat Agama Khonghucu, malah bahagia & bangga , Tahun Kelahiran Nabi Khongcu bisa diperingati oleh Agama2 Besar lainnya lewat Misa Kudus Khusus Imlek di gereja gereja Kristen/katolik atau Kebaktian Puja Bakti special Imlek di Vihara2.
Tahun Imlek yg sekarang ini th 2563 dihitung dari Th kelahiran Nabi Khongcu, dimulai pertama kali dari Raja Han Bu Tee (140SM), yg menetapkan nol (0) imlek jatuh pd th 551SM, thn kelahiran Nabi Khongcu, dan ditambah (+) Tahun masehi 2012 maka didapat angka tahun 2563 Imlek pada tahun ini.
Namun sesungguhnya usia penanggalan dinasti Hee ini bermula dari th 2698SM, kalo dijumlah dg thn masehi skrg 2012 seharusnya Tahun baru imlek usianya sudah  memasuki tahun ke 4710 , artinya penanggalan imlek ini aslinya telah berusia  4710th, namun sejak Dinasti Hee hingga sebelum dinasti han berjarak 2800thn dan selama itu telah berganti2 dinasti, dimana masing2 dinasti mempunyai penanggalannya sendiri2, maka dikatakan sejak dinasti Han itulah, penanggalan kuno dinasti Hee dipergunakan kembali hingga sekarang atas perintah Raja Han Bu Tee yg sangat menghormati Nabi Khongcu, maka,  penanggalan Imlek penghitungan angka nol nya dihitung dari Tahun kelahiran Nabi Khongcu 551Sm.
Dan sejak itulah (140SM dst) semua ujian negara dibuat berdasarkan system pembelajaran dari Ajaran Agama Khonghucu, saat itu Agama Khonghucu telah menjadi Agama negara di dinasti han & di dinasti2 berikutnya hingga beralih menjadi Republik pun, ribuan tahun kemudian, Agama Khonghucu ini masih menjadi Agama terbesar di China & masuk 5besar di dunia, namun meraih predikat Agama tertua didunia (Nabi Pertama Ru Jiau / Ji Kauw ini yakni Nabi Hok Kie lahir awal th 2953SM), memiliki total 30 Nabi, yg beberapa diantaranya merangkap menjadi Raja/Kaisar Suci, dengan Nabi Khongcu menjadi Nabi terakhir pd Agama tsb (lahir 551SM), hingga dikenal oleh barat sebagai Agama Khonghucu.
Huang Tee (2698SM) yg disebut diatas, sebagai penemu penanggalan imlek ini adalah raja & Nabi suci yg ke III. Nabi/Kaisar Suci ke I lahir seputar th 2953SM (Nabi Suci Hok Kie) . Betapa lama & kuno nya ajaran Ru Jiau / Ji Kauw (yg kemudian dikenal sebagai Agama Khonghucu ini)  & Agama ini pulalah yg mungkin salah satu dari Agama terkuno didunia atau berasal dari  kelompok generasi Agama yg paling awal menerima Wahyu Suci dari Thian Tuhan YME dan yang memperkenalkan sembahyang Kehadirat Thian Tuhan YME dan mulai mengajarkan adanya Kekuasaan tunggal dunia ini (Maha ESA), Sang Maha Pencipta Khalik semesta alam ini. Serta mengajarkan umat manusia guna meninggalkan & menjauhi praktek “menyembah berhala” sejak jaman purba.


0 komentar:

Pages

Google+ Followers